Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk Kelola Keuangan Usaha UMKM

 Disini pelaku UMKM harus pandai mengatur keuangan usaha. Dengan melakukan hal tersebut, keuangan Anda sebagai pelaku UMKM akan tetap stabil. Apalagi disaat sekarang ini,dimana masa-masa sulit pandemi hampir semua pengusa mengalami penurunan pendapatan.

Kelola keuangan umkm

Salah satu cara tepat adalah dengan memaksimalkan aplikasi pembukuan gratis,aplikasi dapat di download DISINI

Dengan mengandalkan aplikasi tersebut, Anda bisa melakukan sejumlah hal yang berkaitan dengan keuangan usaha. Mulai dari pengaturan keluar-masuk uang, utang-piutang, hingga stok barang.

3 Metode ini dapat membagi pendapatan usaha Anda menjadi tiga, yakni:

1. 50 persen pendapatan yang dipakai sebagai biaya untuk menggaji karyawan, membayar tagihan/utang, serta menambah stok barang.

2. 30 persen pendapatan yang dipakai untuk membeli suatu peralatan baru yang diperlukan saja.

3. 20 persen pendapatan sisanya disimpan sebagai dana cadangan atau dana darurat


Tepat Waktu dalam Membayar Tagihan

Tagihan adalah salah satu aspek yang berpengaruh terhadap keuangan usaha. Semakin Anda menunda pembayaran tagihan, maka semakin bermasalah pula keuangan usaha Anda.


Oleh karena itu, Bayarlah tagihan secara tepat waktu. Baik itu tagihan kartu kredit, utang piutang serta pajak dalam berusaha.


Lakukan Riset Terhadap Calon Vendor yang Hendak Anda Ajak Kerjasama

Seringkali, ada beberapa usaha yang keuangannya bermasalah gara-gara vendor. Hal ini terjadi apabila vendor yang diajak bekerja sama merupakan vendor yang tidak bertanggung jawab.


Untuk menghindari hal ini, Anda wajib melakukan riset terhadap setiap vendor yang mengajak Anda kerjasama. Cari tahu seperti apa reputasi vendor tersebut dengan bertanya kepada pelaku UMKM lainnya.


Cari tahu pula seperti apa pola kerja yang dilakukan vendor tersebut. Apakah cocok dengan usaha Anda atau tidak.


Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam suatu kesepakatan, yaitu: persyaratan pembelian produk, pembayaran, denda, serta masa tenggang untuk keputusan final dari kesepakatan tersebut.


Jangan ragu untuk melakukan negosiasi, bila sekiranya ada beberapa hal yang kurang cocok dengan Anda. Vendor yang baik pasti akan terbuka untuk bernegosiasi soal kesepakatan yang mereka buat.


Kurangi Perjalanan Ke Luar Kota

Pelaku UMKM mesti melakukan perjalanan ke luar kota untuk kepentingan usahanya. Jika Anda termasuk salah satunya, sebaiknya hal itu mesti dikurangi.


Agar keuangan usaha Anda bisa lebih hemat. Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan meeting virtual dengan klien lewat Zoom ataupun Google Meet.

Kalaupun harus melakukan perjalanan ke luar kota, Anda bisa memilih akomodasi yang murah namun berkualitas baik. Dengan begitu, Anda bisa melakukan perjalanan ke luar kota tanpa harus keluar uang banyak.


Menyewa Peralatan

Membeli peralatan untuk kepentingan usaha merupakan hal yang baik. Namun, jika ingin lebih hemat biaya, Anda bisa menyewa peralatannya saja. 

Apalagi, kalau peralatan tersebut hanya dipakai untuk kepentingan jangka pendek. Pilih tempat penyewaan alat yang terjangkau, agar Anda bisa mendapatkan alat sewaan tanpa perlu keluar banyak duit.


Gunakan Laba untuk Mengembangkan Usaha.

Salah satu kesalahan fatal yang dilakukan pelaku UMKM adalah memakai laba usaha untuk hura-hura. Apalagi, jika laba yang didapat tergolong besar.

Menyenangkan diri atas laba yang didapat memang tidaklah salah. Asal, jangan dilakukan secara berlebihan. Ketimbang melakukan hal tersebut, mending pakai saja labanya untuk mengembangkan usaha.

Entah itu dengan menambah produk baru, membeli peralatan baru, atau bahkan membuka cabang di tempat lain. Khusus yang terakhir, Anda harus melakukannya secara hati-hati.

Ada dua hal yang mesti diperhatikan saat membuka cabang, yakni,pilihlah lokasi yang strategis dan pengelola keuangan. Untuk lokasi, Anda tentu harus pilih lokasi yang sering dilewati orang-orang, serta punya harga sewa yang terjangkau.

Sedangkan buat keuangan, pastikan Anda sudah menentukan bagaimana sistem keuangan yang baik di tiap cabangnya. Pastikan sistem itu sudah dibuat jauh sebelum Anda resmi membuka cabang.


Pelajari Manajemen Keuangan Usaha

Walaupun nanti sudah tahu cara kelola keuangan usaha, Anda harus terus belajar soal manajemen keuangan usaha. Sebab, kedepannya pasti akan banyak tantangan dalam keuangan usaha, contohnya saja disaat usaha yang terancam bangkrut.

Hal seperti ini tentu akan menuntut Anda untuk belajar sekaligus beradaptasi. Perbaiki pula pola keuangan usaha yang Anda terapkan sekarang. Terutama jika pola tersebut ada yang salah atau tidak berjalan dengan semestinya.

Jangan ragu untuk mempelajari teknologi baru soal manajemen keuangan usaha. Sebab, hal itu nantinya bisa membantu Anda dalam mengatur keuangan usaha di masa mendatang.

Sebagai Penutup,selain ahli menjual produk, Anda sebagai pelaku UMKM juga harus ahli mengatur keuangan usaha. Apalagi, di tengah masa pandemi seperti sekarang ini.

Semakin pandai mengatur keuangan usaha, maka kondisi keuangan usaha akan semakin sehat dan stabil. Untuk melakukannya, Anda bisa mempraktekkan cara-cara yang sudah kami sebutkan di atas.

Semoga cara-cara tersebut bermanfaat dan bisa dipraktekkan,semoga usaha yang Anda jalankan berjalan dengan lancar dan sukses selalu. Amin..


Baca juga artikel finansial lain di Google News

Posting Komentar untuk "Yuk Kelola Keuangan Usaha UMKM"